Inkonsistensi Tim Yamaha Di MotoGp Sepang

Di MotoGp Sepang Malaysia, tim Yamaha nampak menunjukkan hasil yang tak konsisten. Valentino Rossi hanya dapat mengakhiri tes pertama di posisi ke 6, dengan waktu 2 menit 0.233 detik dan terpaut 0,806 detik dibandingkan Dani Pedrosa yang berhasil menjadi pebalap tercepat.

 

Tim Yamaha Tak Konsisten Torehkan Prestasi

Pria asal Italia itu menilai kalau motor barunya nampak lebih baik jika dibandingkan dengan motor yang ia gunakan tahun lalu. Dia juga berujar, bahwa dapat melaju kencang dalam kondisi kering.

 

“Kesan pertamanya positif, itu sejak hari pertama. Saat di kondisi yang basah, saya ada di posisi keenam, tapi dengan feeling yang bagus membuat posisi dewa poker saya jadi tidak terlalu jauh, dan saat dimulai ketika kondisi kering,” kata Rossi seperti yang dilansir dari situs resmi MotoGP.

 

“Sulit untuk memahami kondisi, tapi tidak terlalu buruk. Di kondisi kering, saya sangat kuat dan saya senang, sebab saya dapat menyelesaikan program dan menguji segalanya. Saya juga masih bisa mendapatkan waktu lap yang bagus,” tambahnya.

 

Tes hari kedua, Senin (29/1/2018), nampak Maverick Vinales menobatkan dirinya menjadi pebalap paling cepat, dan diposisi kedua diisi oleh Rossi. Waktu yang berhasil Vinales torehkan adalah 1 menit 59,355 detik, sedangkan Rossi hanya selisih 0,035 detik dari Vinales.

 

Menurut Rossi, start dengan hasil yang baik, biasanya diikuti dengan hal lain yang baik juga. Itulah yang membuatnya ingin prestasinya menggembirakan sejak tes pramusim MotoGp. Bahkan torehan waktu di hari keduanya lebih cepat hampir sedetik bila dibandingkan dengan peraihan waktu pada Hari Minggu (28/1/2018), ketika ia duduk di posisi ke 6.

 

“Hari ini adalah hari positif, karena saya selalu punya feeling yang bagus dengan motor saya dan saya juga cukup kompetitif dalam hal kecepatan,” ungkap Rossi seperti yang dikutip Crash.net.

“Performa kami jauh meningkat dengan ban lama, dibandingkan tahun lalu. Itu sangat penting, tapi anda tau persaingan sangat ketat. Kecepatan juga beda tipis,” tuturnya.

 

“Jadi, kami harus saling berkonsentrasi pada detail-detail kecil, agar bisa menjadi pebalap terdepan. Ini baru awal, tapi mengawali dengan baik sangat penting. Tahun lalu kami mengalami dengan buruk dan di sepanjang musim, dengan naik turunnya, kami kesulitan. Biasanya ketika anda memulai dengan baik, itu lebih baik,” kata Rossi.

 

Hari Terakhir, Rossi Duduk Di Peringkat 6

Tapi hasil di hari kedua berbeda dengan tes di hari terakhir, Selasa (30/1/2018). Bahkan performanya terlihat tak cukup baik. Rossi hanya mampu menyentuh finis di urutan ke 6 dengan perolehan waktu 1 menit 59,449 detik atau lebih lama 0,619 detik dibandingkan Jorge Lorenzo, yang ada di posisi pertama.

 

Rossi mengakui kalau hasil inkonsistensi itu membuat Yamaha kebingungan. Sebelum musim baru bergulir, mereka harus menyelesaikan permasalahan tersebut.

Seperti yang dikutip Autosport, Rossi mengatakan,”Hari ini (Selasa) sedikit lebih sulit, kami lebih kesulitan sejak pagi dengan cengkeraman, lebih sulit untuk mengendarai motor di batasnya.”

 

“Kemarin malam saya optimistis akan memperbaiki laptime, tapi itu tidak mungkin. Sedikit lebih sulit, khususnya dengan ban baru, karena dengan ban lama kecepatan saya bagus,” imbuhnya.

“Kami sedikit khawatir. Kami harus memahami kenapa ini terjadi, karena di tes Valencia setelah balapan terakhir, hal yang sama terjadi,” ujar Rossi.

 

“Saat itu saya dan Maverick punya feeling bagus dengan motor dan ban. Hari berikutnya, motor yang sama, ban yang sama, temperatur yang sama, kami kehilangan 0,3 hingga 0,4 detik dan kami tidak mengerti kenapa.”

“Hari ini terjadi hal yang sedikit sama, jadi kami harus memahami mengapa ini terjadi,” tambahnya.

Leave a Reply

Name *
Email *
Website