Ormas Islam Akan Gelar Aksi Lagi di Depan Kantor Facebook


Sejumlah ormas atau organisasi masyarakat Islam yang tergabung dalam aliansi bernama Aliansi Tolak Kezholiman Facebook bakal menggelar aksi 121 di depan kantor Facebook Indonesia yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada hari Jumat (12/1).

 

Perusahaan yang dimiliki oleh Mark Zuckerberg ini telah dituding mereka memblokir banyak sekali ormas keagamaan. “Iya itu Aliansi Tolak Kezholiman Facebook. FPI adalah bagian dari aksi besok dan juga bagian dari penyelenggara karena itu kan berbagai macam ormas ada di sana,” ungkap Slamet Ma’arif, jubir Front Pembela Islam (FPI) dilansir dari CNN Indonesia pada hari Rabu (10/1).

Beberapa bulan yang lalu akun resmi FPI diblokir oleh Facebook. FPI juga menjadi bagian dari aliansi ormas itu. ormas yang lainnya yang mana akan ikut dalam aksi itu adalah Generasi Ibu Negara, SAPA Islam, Hasmi, dan Kaum Umat Islam.

Ali Al’Athos, selaku Koordinator Aliansi Tolak Kezholiman Facebook, menambahkan bahwa selain akun ormas Islam, pemblokiran pun menimpa akun raja poker dari tokoh-tokoh keagamaan. Ali juga mengaku bahwa sudah melakukan laporan pada pihak Facebook dengan cara member tahu lewat opsi report, akan tetapi pemblokiran malahan justru sering terjadi.

“Awal mulanya ya karena banyak akun umat Islam, baik untuk akun dakwah bahkan juga akun-akun yang mana sifatnya kepedulian sosial, kemanusiaan, diblokir tanpa alasan yang jelas. Dibuat lagi (akunnya) tapi diblokir lagi,” ungkap Ali.

Kata Ali, sementara itu, Facebook membiarkan akun yang sering sekali melakukan pada penghinaan agama. Misalnya saja akun milik Ade Armando, akademisi Universitas Indonesia. “Kami ini bingung, tapi giliran umat Islam posting soal ayat saja, langsung diblokir. Macam misalnya akun ormas, atau fanpage, ada juga akun Ustad Arifin Ilham pun kena blokir juga. Beberapa nama ustad akunnya juga down, bahkan baru bikin beberapa menit, lho,” cetusnya lagi.

Ia menyebutkan bahwa aksi 121 itu akan dimulai dengan shalat Jumat bertempat di Masjid Al-Azhar, Jakarta. Setelah itu, dilanjutkan dengan pergi ke gedung Facebook Indonesia.

Kombes Argo Yuwono, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, dihubungi terpisah, mengamini bahwa pihak sudah menerima surat pemberitahuan terkait dengan aksi itu. aksi itu juga bakal dilakukan oleh gabungan banyak ormas.

“Pemberitahuan baru saja kami terima, Estimasi massanya ada 1000 orang” ungkapnya dikutip dari CNN Indonesia.

FPI Bakal Pakai Medsos Lainnya

FPI yang menjadi salah satu ormas yang akun Facebooknya diblokir menyatakan kalau mereka akan menggunakan medsos yang lainnya yang lebih pro Islam. Hal ini diungkapkan oleh Novel Bamukmin, Anggota Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta, ketika ditanyai soal pemblokiran akun-akun sosmed FPI misalnya selain Facebook, Twitter dan Instagram.

“Oh iya, kami bakal berlaih ke media yang lainnya yang lebih pro pada Islam,” tulisnya melalui layanan pesan teks dikutip dari CNN Indonesia. mereka juga menambahkan bahwa selain akan mencoba medsos yang lainnya, FPI pun berencana untuk melakukan aksi boikot medsos-medsos yang sudah memblokir akun-akunnya itu pada hari libur.

Gerakan ini, disampaikannya, merupakan bagian dari aksi protes dari FPI atas pemblokiran akun FPI dan juga beberapa alumni 212. Novel mengatakan bahwa dalam 24 jam mereka tidak bermedsos. Dan menurutnya gerakan pemboikotan medsos ini nantinya bakal tak hanya bakal dilakukan pada hari libur saja. Ia mengaku bahwa akan memboikot Facebook yang bukan hanya hari libur.

Read More...