Kemlu Klaim China Bakal Selidiki Kasus Eksploitasi WNI di Kapal Ikan

China pasalnya berjanji bakal mengusut tuntas dugaan adanya eksploitasi yang dilakukan oleh sejumlah kapal ikan asal negaranya pada warga negara Indonesia yang bekerja sebagai anak buah kapal atau ABK..

Cina Janji Bakal Usut Tuntas Isu Eksploitasi WNI 

Pelaksana juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Teuku Faizasyah,menyampaikan janji itu diutarakan oleh pemerintahan presidensi Xi Jinping lewat pejabat konsuler kemlu Cina ketika bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia di Beijing, Djauhari Oratmangun pada tanggal 11 Mei 2020 yang lalu.

“Kita mencatat komitmen Pemerintah Cina untuk benar-benar melakukan investigasi atas hal-hal yang kami laporkan, termasuk berinteraksi secara langsung dengan perusahaan pemilik kapal, Dalian Group,” ungkap Faizasyah dalam sebuah jumpa pers virtual kemelut pada hari Rabu (13/5)  hari ini. 

Faizasyah juga menuturkan bahwa penyelidikan Sampai sekarang masih dilakukan oleh pihak berwenang di Indonesia. menurut dirinya, Bareskrim Polri sekarang ini tengah memeriksa dan juga mendengar kesaksian dari 14 orang ABK dari salah satu kapal ikan Cina itu yang telah dipulangkan dan juga tiba di Indonesia pada tanggal 8 Mei 2020 yang lalu.

Sementara itu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pun juga sudah bertemu langsung dengan 14 orang WNI ABK itu dan sempat mewawancarai demi mendalami kasus yang tengah dihadapinya. menurut Menlu, pihak Cina Sangat terbuka dan bisa bekerja sama dalam menyelidiki dugaan eksploitasi yang pasalnya menimpa puluhan WNI di empat kapal ikan Cina itu. Sedangkan, Faizasyah  mengatakan bahwa sebagian hak para ABK WNI sudah disampaikan Lewat agen. Walau demikian, belum semua gaji dan juga asuransi diterima oleh mereka. 

“Sudah ada santunan, beberapa sudah diberikan santunan. tapi gaji dan asuransi masih terus diupayakan dengan melibatkan beberapa pihak seperti principal, pihak operator kapal (Dalian Fishing Company), agency  di Cina, dan juga manning agency  di Indonesia,” tambah Faizasyah.Kemlu juga berusaha untuk mempercepat proses pemenuhan hak para ABK sesuai dengan perjanjian kerja yang sudah diteken mereka dengan perusahaan ikan tersebut. 

Cina Klaim Akan Selidiki Kasus ini Serius

Dalam jumpa persnya di Beijing di awal pekan ini, China pasalnya menyatakan bahwa mereka menanggapi laporan dugaan eksploitasi terhadap para WNI ABK ini dengan sangat serius. Beijing pun mengatakan bahwa mereka terus berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia guna menyelidiki kasus tersebut. “China menganggap laporan ini dengan sangat serius dan tengah menyelidiki nya lebih lanjut. pihak Cina juga berusaha melakukan komunikasi secara dekat dengan Indonesia terkait hal ini,” begitulah ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Zhao Lijian dalam jumpa pers Togel toto rutin yang berlangsung di Beijing pada hari Senin (11/5) kemarin. 

Melansir dari CNN Indonesia, pasalnya dugaan eksploitasi tersebut terungkap dari laporan media dari Korea Selatan yakni MBC. Stasiun televisi tersebut kali pertamanya menerima informasi adanya dugaan ekspolitasi dari laporan sejumlah WNI yang bekerja di suatu kapal ikan bendera China.  dan dalam kesaksiannya pada MBC, sejumlah UN BK mengaku bahwa mereka diperlakukan dengan sangat buruk di kapal ikan tersebut mulai dari bekerja sampai 18 bahkan 30 jam, waktu istirahat yang minim, pemberian upah yang tidak sesuai dengan kontrak nya, sama di tidak diberi makanan yang layak. 

Sebanyak 4 WNI ABK pun dikabarkan meninggal dunia di atas kapal karena sakit dan salah satunya bernama Ari (24). Jasad Ari dibuang begitu saja di tengah laut dengan upacara yang seadanya.

Posted in NEWS   

Author: Memei