Persiapan Matang Arema FC Jelang Liga 1 2020

Mario Gomez sebagai pelatih Arema FC telah menjadwalkan timnya untuk melakoni dua sampai tiga pertandingan uji coba sebelum mereka berlaga di pentas Liga 1 2020. Pelatih berkebangsaan Argentina ini juga memasukkan nama tim kuat Persipura Jayapura untuk menjadi salah satu lawan uji coba yang akan dihadapi oleh tim asal Malang ini. Sudah sejak hari Minggu tanggal 19 Januari 2020 yang lalu, Arema sudah berlatih di Lapangan Agrowisata Batu, Malang, Jawa Timur.

Arema FC akan Lakukan Beberapa Uji Coba Jelang Liga 1 2020

Sebelum Liga 1 2020 dimulai, Arema FC telah melakukan pemusatan latihan yang sangat intens untuk dapat membentuk tim yang sangat solid. Hanya saja mereka bukan hanya melakukan latihan melainkan mereka juga melakoni beberapa laga uji coba togel online. Tanggal 22 Januari 2020 yang lalu, tim yang berjuluk Singo Edan ini berhadapan dengan Bintang Semeru yang merupakan tim lokal. Hasilnya, Arema dengan mudahnya menggilas tim asal kota Malang selatan ini dengan skor fantastis 10-1. Namun diakui jika Bintang Semeru memiliki kualitas yang berbeda dengan Arema.

Mereka tidak berada di level yang sama dengan Arema sehingga pihak manajemen Arema pun mencoba untuk menggelar lagi dua sampai tiga laga pertandingan uji coba menghadapi tim yang selevel dan salah satunya adalah Mutiara Hitam, Persipura. Seperti yang dilansir oleh Wearemania, Gomez mengatakan jika mereka sedang merencanakan beberapa laga pertandingan uji coba dan kebetulan Persipura akan berkunjung ke Malang dan ini bisa menjadi lawan apik untuk uji coba itu.

Di kala tim kepelatihan sedang fokus untuk menggelar latihan yang intens, manajemen pun tengah mencarikan lagi tiga pemain asing tambahan yang akan bermain bersama dengan Arema. Kabarnya, semua pemain asing incaran Arema sedang dalam masa negosiasi bersama manajemen Arema dan kemungkinan akan tiba di Malang pekan depan. Bahkan Mario Gomez pun tidak takut jika kick off laga perdana musim terbaru dimajukan menjadi 29 Februari mendatang dan mereka akan siap.

Arema Siap Menghadapi Kompetisi Liga 1 2020

Seperti yang telah diketahui, Gomez resmi diperkenalkan sebagai pelatih anyar Singo Edan 16 Januari yang lalu. Setelah diperkenalkan, tidak membutuhkan waktu yang lama bagi Gomez untuk langsung membawa Hanif dan kawan-kawan untuk melakoni latihan di Stadion Gajayan, kota Malang beberapa jam setelah dia resmi menjabat sebagai pelatih baru. Meskipun hanya latihan, suporter Arema yaitu Aremania telah memadati dan menyaksikan langsung tim kesayangan mereka berlatih.

Bahkan ada sebagian suporter yang berdiri menyaksikan dari pinggir lapangan sehingga Gomez pun terganggu. Akhirnya pada tanggal 19 Januari yang lalu, Gomez membawa timnya latihan langsung di Batu. Pemusatan latihan pun masih terus berlangsung dan semua pemain yang telah terikat kontrak resmi dengan Arema akan langsung ikut serta dan ketika ketiga pemain asing datang, formasi akan semakin lengkap. Ketika semua pemain berkumpul, maka Gomez pun jelas lebih mudah dalam merancang susunan pemain.

Bukan hanya itu saja, Gomez juga akan lebih mudah lagi untuk dapat meracik strategi yang dia inginkan. Gomez mengatakan tidak ada masalah sama sekali dengan perubahan jadwal yang terjadi ini. Masih ada waktu untuk dapat mempersiapkan tim sebelum liga 1 resmi dimulai. Saat ini, mereka sedang berada di jalur yang tepat dan ini merupakan hal yang penting. Gomez ingin menyatukan tim yang banyak sekali dihuni oleh pemain yang baru meskipun dalam kurun waktu yang sangat cepat.

Memang tidak mungkin jika melakukannya dalam waktu satu bulan namun mereka mengaku akan berusaha dan kerja keras. Beberapa pemain baru termasuk penjaga gawang pun sudah didatangkan dari Barito Putera sehingga Arema tidak akan bisa dibobol. Ini yang menyebabkan mereka sangat siap untuk menghadapi kompetisi ketat di Liga 1 2020 dan mencoba untuk menjadi juara dan merebut tahta yang dimiliki oleh Bali United.

Update MotoGP 2020: Ianonne Terancan dihukum 4 Tahun

kabar datang dari pebalap Aprilia, Andrea Iannone yang terancam dihukum selama 4 tahun larangan tampil di ajang MotoGP. Setelah sampel B pelapab yang berasal dari Italia tersebut diberitakan positif doping.

Positif Doping, Iannone Terancam Hukuman 4 Tahun

Keikutsertaan Iannone dalam ajang MotoGP tengah dibekukan FIM (Federasi Sepeda Motor Internasional) setelah dirinya gagal lolos tes doping yang mana dilakukannya setelah MotoGP Malaysia tepatnya di Sirkuit Sepang, pada tanggal 3 November 2019 lalu.

Hasil tes saat itu menyatakan bahwa Iannone positif doping jenis drostanolone. Kemudian pihak mantan pebalap Ducati tersebut mengajukan banding. Ia juga meminta sampel urine B diperiksa pada hari Selasa (7/1) kemarin. Akan tetapi sampai dengan saat ini belum ada pernyataan resmi dari FIM atau pun juga dari WADA (Baadn Anti Doping Dunia).

La Gazzetta dello Sport sendiri mengklaim bahwa hasil tes sampel B Iannone tetap lah positif, akan tetapi Cuma sedikit kandungan drostanolone yang terdeteksi. Antonio De Rensis, pengacara Iannone, mengklaim juga bahwa kliennya terkontaminasi makanan di Malaysia yang mana mengandung drostanolone. Namun kandungannya Cuma sedikit sekali dan mengklaim kliennya tak sengaja mengonsumsi drostanolone itu.

Akan tetapi, sayangnya Iannone tetap lah terancam hukuman berat. Dilansir dari CNN Indonesia, ia berpeluang mendapatkan hukuman larangan tampil 4 tahun karena sampel B tetap lah positif hasilnya. Pihak Iannone namun masih akan menjalani scenario ‘tak sengaja’ mengonsumsi drastonolone tersebut. Iannone serta pengacaranya bakal berusaha sekuat tenaga memperdebatkan kasus ini dalam siding disipliner. Baru setelanya, vonis bakal dikeluarkan dalam waktu 45 hari setelah itu.

“Saya tidak punya rencana B, Yang penting adalah kembali ke Aprilia. Balap motor adalah hidup saya. Saya tidak bodoh untuk mempertaruhkannya,” ungkap Iannone dikutip dari CNN Indonesia.

Terancam Tak Bisa Ikut MotoGP 2020

Dikutip dari CNN Indonesia yang menuliskan pernyataan FIM, “FIM telah memberitahu pebalap Italia, Andrea Iannone bahwa ia untuk sementara ini ditangguhkan berdasarkan pasal 7.9.1 dari kod anti-doping (CAD) FIM.”

“Tuan Andrea Iannone memiliki hak untuk meminta dan juga menghadiri analisis sampel B. Tuan Andrea Iannone untuk sementara ditangguhkan mulai 17 Desember 2019. Karena itu ia dilarang berpartisipasi dalam kompetisi atau kegiatan balap motor sampai pemberitahuan lebih lanjut,” ungkap pernyataan dari FIM lagi. FIM pasalnya beum memberikan informasi tambahan lagi  tentang kasusu doping yang mana menjerat Iannone itu. Sekarang ini Iannone sendiri masih menjalani kontraknya dengan tim Aprilia, yang akan usai di akhir 2020 mendatang.

Musim lalu ia meraih 43 poin dan mampu menempati posisi ke-16 klasemen. Catatan Iannone yang terbaik adalah bisa finis di posisi ke-6 dalam ajang MotoGP Australia. Kasus doping Iannone ini adalah yang pertama sejak tahun 2012. Saat itu pebalap Moto2, Anthony West kedapatan menggunakan zat terlarang jenis methylexanamine indotogel hari ini.

Sekarang Andrea Iannone kedapatan menggunakan doping dengan jenis anabolic steroid. Hal itu lah yang membuat dirinya ditangguhkan dan terancan tak bisa ikuti ajang balapan terbesar di dunia, MotoGP 2020. Namun ia mengklaim tak akan menyerah demi karirnya.

Seri pertama MotoGP 202 sendiri bakal berlangsung di Qatar pada tanggal 6-8 Maret 2020. Pihak Aprilia sendiir pasalnya telah memilih Bradley Smith sebagai pengganti pebalap yang masih berjuang di meja hijau ini apabila dinyatakan bersalah dikarenakan kasus doping.